Back to Top

1
Hi, Guest!

  LOKASI :  Bogor

  AKTIVITAS :  15/10/2019

BAGIKAN :   

Bagikan :
Masukan Data Diri Anda
Nama harus diisi !
Email harus diisi !
Format email harus someone@example.com !
Dapatkan free service 2 Tahun / 60.000 km setiap pembelian unit truck Hino anda. Untuk pemesanan call Rino Hino Hp: 0818-727690 / 0812-99023578

KASUS HYUNDAI: Kesaksian Pengusaha Angkutan, Rugi Rp200 Juta Karena Suku Cadang Langka / CASE HYUNDAI: Testimony Transport Entrepreneurs, 200 Million Loss Due To Rare Parts

Update Terakhir
:
01 / 12 / 2019
Min. Pembelian
:
1 Unit
Harga
CALL
Bagikan
:
Dealer Hino Truk untuk wilayah Jabotabek, melayani pembelian Chasis truk baru, Karoseri Truk, & Service truk.
Untuk pemesanan silahkan hubungi kami dialamat email : hinosalesteam@ gmail.com Anda juga bisa kontak kami jika ingin konsultasi lebih lanjut dengan saudara Rino Hino di no Hp: 0818-727690 / 0812-99023578

Detail KASUS HYUNDAI: Kesaksian Pengusaha Angkutan, Rugi Rp200 Juta Karena Suku Cadang Langka / CASE HYUNDAI: Testimony Transport Entrepreneurs, 200 Million Loss Due To Rare Parts

KASUS HYUNDAI: Kesaksian Pengusaha Angkutan, Rugi Rp200 Juta Karena Suku Cadang Langka Erwin Tambunan Kamis, 21 Februari 2013 | 18: 27 WIB JAKARTA--Seorang pengusaha angkutan truk, Ridani mengungkapkan kerugian Rp200 juta karena kelangkaan spare parts tiga unit truk merek Hyundai dari dealer kendaraan angkutan truk Surya Adi Perkasa di Bengkulu. “ Saya niatnya ingin mengembangkan usaha angkutan dengan membeli tiga unit truk Hyundai dengan menggunakan jasa leasing. Uang muka dari setiap unitnya saja seharga Rp30 juta, " ujarnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis ( 21/ 2) . Namun, sambungnya, selama 7 bulan berjalan ketiga truk mulai rusak, dan dua unit di antaranya terpaksa mengembalikan ke leasing, karena pasrah tidak memperoleh suku cadang atas kerusakan kendaraan tersebut. Kesaksian pengusaha angkutan truk ini merupakan sidang lanjutan sengketa PT Korindo Heavy Industry, melalui kuasa hukumnya Kantor Hukum Hotma Sitompul yang menggugat tergugat PT Hyundai Motor Company berkaitan perbuatan melawan hukum, karena melanggar perjanjian distribusi commercial vehicle yang telah disepakati bersama. Dalam gugatan perdata perbuatan melawan hukum itu, penggugat PT Korindo meminta ganti rugi kepada Hyundai Motor Company untuk membayar ganti rugi materiil sebesar Rp1, 2 triliun dan immateriil sebesar Rp200 miliar. Adapun dasar hukum gugatan perdata perbuatan melawan hukum ( PMH) itu dilakukan penggugat berdasarkan kesepakatan kerjasama yang memberi hak eksklusif kepada penggugat untuk menjual dan merakit produk tergugat Hyundai Motor Company yang berbentuk commercial vehicle pada 16 Juni 2006. Menurutnya, awal pembelian ketiga unit truk yang dipergunakan angkutan material, pasir dan batu kali itu berjalan mulus sejak dibeli pada pertengahan 2010. “ Namun di pertengahan 2011, ketiga kendaraan truk itu mengalami kerusakan. Sampai-sampai dua unit truk yang dibeli terpaksa dikembalikan ke dealer karena kesulitan menutup tagihan akibat kendaraan yang tidak bisa beroperasi, ” katanya. Namun, kuasa hukum PT Hyundai Motor Company, Wahyu Hargono, mengatakan kuasa hukum penggugat PT Korindo Heavy Industry tidak dapat dengan mudahnya melimpahkan persoalan yang dihadapi agennya kepada tergugat PT Hyundai Motor Company. “ Perusahaan penggugat PT Korindo berkewajiban untuk menyampaikan informasi berkaitan dengan tidak dilanjutkannya perjanjian kerjasama dalam memasok spareparts suku cadang tersebut, ” katanya. ( bas) Untuk pemesanan silahkan hubungi kami dialamat email : hinosalesteam@ gmail.com atau hino_ rino@ yahoo.co.id Anda juga bisa kontak kami jika ingin konsultasi lebih lanjut dengan saudara Rino Hino di no Hp: 0818-727690 / 021-32676772
Tampilkan Lebih Banyak
pt. hudaya maju mandiri
pt. hudaya maju mandiri

PT. Hudaya Maju Mandiri

PREMIUM GOLD 6 Tahun
Jl. Raya Jakarta Bogor km 47,5 Cibinong Bogor 16912 Jl. Raya Teuku Umar KM. 44 Cikarang Barat-Bekasi 17520, Bogor
Indonesia 16912
Bogor
15 / 10 / 2019
Hubungi Kami

Detail KASUS HYUNDAI: Kesaksian Pengusaha Angkutan, Rugi Rp200 Juta Karena Suku Cadang Langka / CASE HYUNDAI: Testimony Transport Entrepreneurs, 200 Million Loss Due To Rare Parts

KASUS HYUNDAI: Kesaksian Pengusaha Angkutan, Rugi Rp200 Juta Karena Suku Cadang Langka Erwin Tambunan Kamis, 21 Februari 2013 | 18: 27 WIB JAKARTA--Seorang pengusaha angkutan truk, Ridani mengungkapkan kerugian Rp200 juta karena kelangkaan spare parts tiga unit truk merek Hyundai dari dealer kendaraan angkutan truk Surya Adi Perkasa di Bengkulu. “ Saya niatnya ingin mengembangkan usaha angkutan dengan membeli tiga unit truk Hyundai dengan menggunakan jasa leasing. Uang muka dari setiap unitnya saja seharga Rp30 juta, " ujarnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis ( 21/ 2) . Namun, sambungnya, selama 7 bulan berjalan ketiga truk mulai rusak, dan dua unit di antaranya terpaksa mengembalikan ke leasing, karena pasrah tidak memperoleh suku cadang atas kerusakan kendaraan tersebut. Kesaksian pengusaha angkutan truk ini merupakan sidang lanjutan sengketa PT Korindo Heavy Industry, melalui kuasa hukumnya Kantor Hukum Hotma Sitompul yang menggugat tergugat PT Hyundai Motor Company berkaitan perbuatan melawan hukum, karena melanggar perjanjian distribusi commercial vehicle yang telah disepakati bersama. Dalam gugatan perdata perbuatan melawan hukum itu, penggugat PT Korindo meminta ganti rugi kepada Hyundai Motor Company untuk membayar ganti rugi materiil sebesar Rp1, 2 triliun dan immateriil sebesar Rp200 miliar. Adapun dasar hukum gugatan perdata perbuatan melawan hukum ( PMH) itu dilakukan penggugat berdasarkan kesepakatan kerjasama yang memberi hak eksklusif kepada penggugat untuk menjual dan merakit produk tergugat Hyundai Motor Company yang berbentuk commercial vehicle pada 16 Juni 2006. Menurutnya, awal pembelian ketiga unit truk yang dipergunakan angkutan material, pasir dan batu kali itu berjalan mulus sejak dibeli pada pertengahan 2010. “ Namun di pertengahan 2011, ketiga kendaraan truk itu mengalami kerusakan. Sampai-sampai dua unit truk yang dibeli terpaksa dikembalikan ke dealer karena kesulitan menutup tagihan akibat kendaraan yang tidak bisa beroperasi, ” katanya. Namun, kuasa hukum PT Hyundai Motor Company, Wahyu Hargono, mengatakan kuasa hukum penggugat PT Korindo Heavy Industry tidak dapat dengan mudahnya melimpahkan persoalan yang dihadapi agennya kepada tergugat PT Hyundai Motor Company. “ Perusahaan penggugat PT Korindo berkewajiban untuk menyampaikan informasi berkaitan dengan tidak dilanjutkannya perjanjian kerjasama dalam memasok spareparts suku cadang tersebut, ” katanya. ( bas) Untuk pemesanan silahkan hubungi kami dialamat email : hinosalesteam@ gmail.com atau hino_ rino@ yahoo.co.id Anda juga bisa kontak kami jika ingin konsultasi lebih lanjut dengan saudara Rino Hino di no Hp: 0818-727690 / 021-32676772
Tampilkan Lebih Banyak